TUBAN, Nawasnews.com — Aktivitas alat berat dalam pelaksanaan pembangunan saluran irigasi di Dusun Dalwo, Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, menjadi perhatian dalam penelusuran lapangan.Pantauan Nawasnews.com pada Senin (7/9/2026) menunjukkan sebuah alat berat jenis excavator menggunakan track atau roda rantai beroperasi di atas permukaan jalan beraspal.
Dalam pengamatan visual tersebut, tidak terlihat adanya lapisan pelindung yang jelas pada permukaan jalan yang dilalui track excavator. Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai metode kerja dan langkah pengamanan yang diterapkan selama pelaksanaan proyek. Penggunaan alat berat di atas permukaan aspal diduga berpotensi memberikan tekanan atau gesekan terhadap perkerasan, terutama apabila pergerakan dilakukan berulang. Namun, dugaan tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyatakan bahwa telah terjadi kerusakan jalan.
Untuk memastikan kondisi sebenarnya, diperlukan pemeriksaan teknis terhadap permukaan jalan serta penjelasan dari pihak pelaksana maupun pengawas pekerjaan mengenai metode yang digunakan.
Nilai Pekerjaan Rp729 Juta
Berdasarkan data pengadaan yang diperoleh, proyek tersebut tercatat dengan nama paket Pembangunan Saluran Irigasi dan Dalwo Desa Prambontergayang Kecamatan Soko.
Paket pekerjaan konstruksi itu berada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tuban. Data pengadaan mencatat pagu anggaran sebesar Rp740.000.000, dengan HPS Rp730.969.623.
Adapun perusahaan yang tercatat sebagai pemenang adalah PT Wira Karya Tehnika. Nilai penawaran tercatat sebesar Rp732.807.818,25, sedangkan harga terkoreksi/negosiasi tercatat Rp729.328.800,74.
Nilai pekerjaan tersebut menjadi konteks penting dalam melihat pelaksanaan proyek, termasuk bagaimana metode kerja diterapkan dan bagaimana fasilitas yang berada di sekitar lokasi pekerjaan tetap dijaga kondisinya.
Perlindungan Jalan Menunggu Penjelasan
Sorotan dalam penelusuran ini bukan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran, melainkan mempertanyakan langkah pengamanan terhadap permukaan jalan yang dilalui alat berat selama pekerjaan berlangsung.
Apakah terdapat metode khusus untuk melindungi permukaan aspal? Apakah penggunaan track secara langsung telah diperhitungkan dalam metode pelaksanaan pekerjaan? Dan bagaimana kondisi jalan dipastikan tetap terjaga setelah aktivitas alat berat selesai?
Pertanyaan tersebut penting untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Nawasnews.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada PT Wira Karya Tehnika selaku pelaksana pekerjaan serta Dinas PUPR, PRKP Kabupaten Tuban terkait metode pelaksanaan, penggunaan pelindung pada track excavator, pengawasan pekerjaan, dan langkah antisipasi terhadap kondisi jalan.
Berita ini disusun berdasarkan hasil pantauan lapangan dan data pengadaan yang diperoleh. Nawasnews.com tidak menyimpulkan telah terjadi kerusakan maupun pelanggaran. Penilaian mengenai kondisi perkerasan dan kesesuaian metode kerja tetap memerlukan penjelasan pihak terkait serta pemeriksaan teknis apabila diperlukan.
(M. Mursyid)






