Massa AMKT Gelar Aksi Damai di Tuban, Dukung Keberlanjutan Program MBG

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TUBAN, Nawasnews.com – Massa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kabupaten Tuban (AMKT) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Tuban, Jumat (26/6/2026). Aksi tersebut mengusung tema “Aksi Damai Mendukung Program Pemerintah” dengan salah satu aspirasi utama mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Nawasnews.com dari sejumlah awak media di lapangan, peserta aksi terlebih dahulu berkumpul di Jalan Teuku Umar sebelum melakukan long march secara tertib menuju Kantor DPRD Kabupaten Tuban dengan pengawalan aparat keamanan.

Dalam orasinya, massa menyampaikan dukungan terhadap berbagai program pemerintah, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut dinilai memberikan manfaat bagi peserta didik sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat yang terlibat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Salah seorang peserta, sebagaimana dikutip oleh awak media di lokasi, berharap Program MBG tetap dilanjutkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami ingin MBG dilanjutkan karena kehadiran program MBG juga berdampak pada terciptanya peluang kerja di dapur,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun juga menyebutkan bahwa peserta aksi berasal dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya petani, nelayan, pelaku UMKM, serta karyawan SPPG. Kehadiran mereka disebut sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG.

Hingga berita ini ditulis, massa dilaporkan masih menyampaikan aspirasi di sekitar Kantor DPRD Kabupaten Tuban.

Catatan Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang dihimpun Nawasnews.com dari sejumlah awak media di lapangan. Apabila terdapat perkembangan maupun keterangan resmi dari pihak terkait, berita ini akan diperbarui sesuai prinsip keberimbangan dan verifikasi.

Berita Terkait

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon
Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian
Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan
Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020
Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah
Sesi II: Dana Hibah Kopwan AN NISA Jadi Sorotan Warga, Pengurus Belum Beri Tanggapan
Proyek Penimbunan Sekolah Rakyat Rp12,63 Miliar di Cepu Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Transparansi Proyek
Amanah yang Menunggu Terang: Warga Pertanyakan Tata Kelola Kopwan AN NISA, Kades Sebut Pengelolaan Dilakukan Pengurus
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah

Berita Terbaru