Diduga Gunakan Tutup U-Ditch Produksi Home Industri, Proyek Saluran Air APBD 2025 di Kecamatan Kapas Disorot

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, Nawasnews.com – Proyek pembangunan saluran air yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) kembali menjadi sorotan masyarakat.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Sejahtera Tehnik dengan nilai kontrak Rp627.264.020,78 itu diduga menggunakan tutup U-Ditch produksi home industri yang dipertanyakan kualitas serta kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis pekerjaan.

Sorotan muncul setelah warga mengamati tutup U-Ditch yang telah terpasang di lokasi proyek. Menurut mereka, bentuk, ukuran, dan hasil finishing material terlihat tidak seragam sehingga diduga bukan merupakan produk pracetak dari pabrikan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku khawatir terhadap kualitas material tersebut.
“Kalau dilihat bentuknya tidak seragam. Kami menduga tutup U-Ditch yang dipasang bukan produk pabrikan. Kami khawatir kualitas dan kekuatannya tidak sesuai standar,” ujarnya.

Selain dugaan penggunaan material yang dipertanyakan, dokumentasi di lapangan juga menunjukkan adanya beberapa bagian pekerjaan beton yang dinilai perlu dilakukan pemeriksaan teknis lebih lanjut oleh instansi yang berwenang.

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV. Sejahtera Tehnik dengan nilai kontrak Rp627.264.020,78 yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025.

Temuan tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai proses pengawasan dan pemeriksaan hasil pekerjaan. Warga mempertanyakan bagaimana proyek yang telah dinyatakan selesai dapat lolos pemeriksaan apabila nantinya terbukti terdapat material atau pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak. Untuk menjawab hal tersebut, diperlukan pemeriksaan teknis oleh dinas terkait, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), serta konsultan pengawas.

Apabila hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya ketidaksesuaian spesifikasi maupun mutu material, masyarakat berharap pihak pelaksana bertanggung jawab melakukan perbaikan atau penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Nawasnews.com telah berupaya menghubungi pihak CV. Sejahtera Tehnik, DPKPCK Kabupaten Bojonegoro, serta pihak terkait lainnya untuk memperoleh konfirmasi. Namun, belum ada tanggapan yang diterima. Nawasnews.com tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi.

(M. Mursid Ef)

Berita Terkait

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon
Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian
Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan
Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020
Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah
Sesi II: Dana Hibah Kopwan AN NISA Jadi Sorotan Warga, Pengurus Belum Beri Tanggapan
Proyek Penimbunan Sekolah Rakyat Rp12,63 Miliar di Cepu Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Transparansi Proyek
Amanah yang Menunggu Terang: Warga Pertanyakan Tata Kelola Kopwan AN NISA, Kades Sebut Pengelolaan Dilakukan Pengurus
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah

Berita Terbaru