Musim Kemarau Picu Krisis Air Bersih, Polsek Ngambon Salurkan 16.000 Liter untuk Warga Desa Nglampin

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, Nawasnews.com – Polsek Ngambon, Polres Bojonegoro, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, yang terdampak musim kemarau, Jumat (10/7/2026).

Sebanyak dua truk tangki dengan total 16.000 liter air bersih didistribusikan kepada warga di RT 03, RT 04, dan RT 05. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang mulai mengalami penurunan pasokan akibat berkurangnya debit sumber air.

Kapolsek Ngambon AKP M. Tohir mengatakan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, kehadiran Polri tidak hanya melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih. Penyaluran akan terus kami upayakan secara berkala sesuai kebutuhan masyarakat sebagai wujud Polri untuk Masyarakat,” ujar AKP M. Tohir.

Sementara itu, Akhlis, warga Desa Nglampin, mengatakan setiap musim kemarau masyarakat di desanya selalu menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih karena debit sumber air menurun.

“Kalau musim kemarau seperti sekarang memang sulit mendapatkan air bersih. Bantuan dari Polsek Ngambon sangat membantu kebutuhan warga. Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan dan berharap bantuan seperti ini dapat terus berlanjut selama musim kemarau,” kata Akhlis.

Penyaluran bantuan air bersih tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan itu juga menjadi wujud sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.

(Redaksi)

 

Berita Terkait

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan
Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan
SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan
SPPG Nguruhan Mulai Operasi Februari, SLHS Terbit Agustus: BGN Masih Catat Belum Ber-SLHS
Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran
Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Track Excavator Diduga Tanpa Pelindung di Atas Aspal, Metode Kerja Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Komitmen Dinas Tunda 10 Hari, Rekonstruksi Jalan Sekitar Rp3,5 Miliar Menanti Kepastian 8 September
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:25 WIB

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan

Kamis, 10 September 2026 - 14:18 WIB

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 07:47 WIB

Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran

Selasa, 8 September 2026 - 00:29 WIB

Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:18 WIB