Aktivitas Migas Melintas di Jalan Baru Kumpulrejo, Warga Minta Jaminan Perlindungan Infrastruktur (Sesi IV)

Senin, 6 Juli 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TUBAN, Nawasnews.com – Ruas Jalan Poros Desa Kumpulrejo, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, yang belum lama selesai ditingkatkan melalui APBD Kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2025, kini menjadi perhatian masyarakat. Warga khawatir mobilisasi kendaraan bertonase besar untuk mendukung aktivitas pengeboran minyak dan gas (migas) dapat mempercepat kerusakan jalan yang baru dibangun tersebut.

Kekhawatiran itu muncul seiring mulai terlihatnya lalu lintas kendaraan berat yang mengangkut peralatan operasional menuju lokasi reaktivasi sumur minyak di wilayah Desa Kumpulrejo. Menurut warga, apabila mobilisasi dilakukan secara intensif tanpa memperhatikan kelas jalan dan batas muatan, kondisi perkerasan jalan dikhawatirkan akan lebih cepat mengalami penurunan kualitas.

Berdasarkan informasi proyek, peningkatan jalan tersebut merupakan pekerjaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPU PR PRKP) Kabupaten Tuban dengan nilai kontrak sekitar Rp1,39 miliar. Pekerjaan meliputi pelapisan aspal hotmix pada beberapa segmen dengan total panjang sekitar 1.594 meter dan lebar jalan 3 meter.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya berharap jalan tersebut dapat bertahan sesuai umur rencana sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Jalan ini baru selesai dibangun. Kalau setiap hari dilewati kendaraan berat, kami khawatir aspalnya cepat rusak. Sayang kalau anggaran miliaran rupiah tidak bertahan sesuai umur rencana,” ujarnya.

Menurutnya, jalan poros Desa Kumpulrejo merupakan akses utama yang setiap hari dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas pendidikan, pertanian, perdagangan, hingga mobilitas antarwilayah. Kerusakan jalan dinilai akan berdampak langsung terhadap aktivitas warga.

Warga lainnya juga mengaku belum menerima penjelasan resmi mengenai mekanisme mobilisasi kendaraan operasional migas maupun langkah-langkah yang disiapkan untuk menjaga kondisi jalan.

“Selama ini belum ada sosialisasi kepada masyarakat. Kami hanya mendengar kendaraan besar sudah mulai melintas. Seharusnya ada penjelasan terlebih dahulu agar masyarakat memahami,” katanya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tuban bersama pihak perusahaan dapat memastikan seluruh mobilisasi kendaraan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memperhatikan kelas jalan dan batas muatan kendaraan. Selain itu, warga mengusulkan adanya pengawasan selama proses distribusi peralatan serta komitmen perbaikan apabila aktivitas operasional mengakibatkan kerusakan infrastruktur.

Hingga berita ini diterbitkan, masih berupaya mengonfirmasi DPU PR PRKP Kabupaten Tuban, Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban, serta pihak perusahaan terkait kesesuaian mobilisasi kendaraan dengan kelas jalan, mekanisme pengawasan, sosialisasi kepada masyarakat, dan langkah antisipasi terhadap potensi kerusakan jalan.

Sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik, redaksi akan memuat penjelasan atau tanggapan dari seluruh pihak terkait setelah diperoleh.

(Redaksi)

Berita Terkait

Proyek Jalan Pandanagung–Simo dan Pentingnya Pengawasan Mutu Pekerjaan
Kapolres Bojonegoro Pimpin Apel Siaga Bencana, Kesiapan Personel dan Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Kantor Pertanahan Magelang Umumkan Permohonan Sertipikat Pengganti Tanah 330 Meter Persegi
Polisi Peduli Pendidikan, Ini Pesan Kapolres Bojonegoro untuk Pelajar
Bidang Bina Marga PUPR Tuban Klarifikasi Temuan Material Besi pada Proyek Jalan Pandanagung–Simo
Dugaan Ketidaksesuaian Wiremesh Proyek Pelebaran Jalan Pandanagung–Simo, Kontraktor Belum Berikan Klarifikasi
Perjuangkan Hak Kepemilikan, Dulyono Minta MA Kembalikan Dump Truck yang Disita dalam Kasus Tambang Ilegal Tuban
Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 19:02 WIB

Proyek Jalan Pandanagung–Simo dan Pentingnya Pengawasan Mutu Pekerjaan

Rabu, 4 November 2026 - 18:50 WIB

Kapolres Bojonegoro Pimpin Apel Siaga Bencana, Kesiapan Personel dan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Rabu, 4 November 2026 - 10:59 WIB

Kantor Pertanahan Magelang Umumkan Permohonan Sertipikat Pengganti Tanah 330 Meter Persegi

Selasa, 3 November 2026 - 20:36 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Ini Pesan Kapolres Bojonegoro untuk Pelajar

Selasa, 3 November 2026 - 19:49 WIB

Bidang Bina Marga PUPR Tuban Klarifikasi Temuan Material Besi pada Proyek Jalan Pandanagung–Simo

Berita Terbaru