Semangat Berbagi di Bulan Muharam, Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan 

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN, Nawasnews.com – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan Remaja Masjid (Remas) Thoriqul Huda, Desa Sandingrowo, melalui program “Remas Peduli”. Bertepatan dengan datangnya Bulan Muharam, kepemudaan masjid tersebut menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai keislaman.

Dalam kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap tiga bulan sekali itu, Remas Peduli mengusung konsep “Satu Kambing untuk Satu Anak Yatim”. Khusus pada momentum Muharam tahun ini, sebanyak enam ekor kambing disalurkan kepada enam anak yatim yang telah didata sebagai penerima manfaat.

Ketua Remas Peduli, Ahmad Amir Khana, menyampaikan bahwa program tersebut lahir dari semangat gotong royong para pemuda dan dukungan masyarakat yang ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, terutama di bulan yang dimuliakan dalam Islam.

“Muharam bukan sekadar pergantian tahun Hijriah, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan penerima sekaligus menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus berbagi,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Remas Thoriqul Huda, David Ramadhan, mengatakan bahwa kegiatan sosial akan terus menjadi bagian dari gerakan dakwah yang dijalankan Remas. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan dan kepedulian terhadap sesama.

Program tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kehadiran para pemuda yang aktif menggerakkan kegiatan sosial dinilai mampu menumbuhkan budaya gotong royong sekaligus mempererat hubungan antarsesama warga.

Di tengah kehidupan yang terus bergerak cepat, langkah sederhana  menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak selalu diukur dari besarnya pemberian, melainkan dari ketulusan hati untuk berbagi. Muharam pun kembali menemukan maknanya, bukan hanya sebagai penanda pergantian waktu, tetapi juga sebagai ruang menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

Dengan semangat kebersamaan, Remas Thoriqul Huda berharap program Remas Peduli dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak yatim maupun kaum dhuafa pada kegiatan-kegiatan berikutnya.

( Abah Soleh)

 

Berita Terkait

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon
Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian
Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan
Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020
Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah
Sesi II: Dana Hibah Kopwan AN NISA Jadi Sorotan Warga, Pengurus Belum Beri Tanggapan
Proyek Penimbunan Sekolah Rakyat Rp12,63 Miliar di Cepu Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Transparansi Proyek
Amanah yang Menunggu Terang: Warga Pertanyakan Tata Kelola Kopwan AN NISA, Kades Sebut Pengelolaan Dilakukan Pengurus
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah

Berita Terbaru