Proyek Jalan Lingkungan Rp799 Juta di Ledok Kulon Dikeluhkan, Dibongkar Lebih Sepekan Belum Tunjukkan Progres Signifikan (Sesi IV)

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BOJONEGORO, Nawasnews.com – Keluhan warga terhadap lambatnya progres proyek Konsolidasi Peningkatan Jalan Lingkungan Gang Andongsari Blok III dan IV serta Gang Sariyadi di Kelurahan Ledok Kulon diharapkan menjadi perhatian seluruh pihak terkait.

Mengingat proyek tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Bojonegoro, pelaksanaan pekerjaan dinilai tidak hanya harus mengejar kualitas hasil, tetapi juga memperhatikan keselamatan, kenyamanan, dan meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat selama proses konstruksi berlangsung.

Berdasarkan data pengadaan, proyek yang berada di bawah Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp799,26 juta dan dikerjakan oleh CV Putra Mandiri Sejahtera dengan nilai penawaran sekitar Rp639,36 juta.

Warga berharap pelaksana proyek segera mempercepat pekerjaan agar akses jalan kembali normal. Selain itu, material bekas bongkaran diharapkan segera diangkut dan langkah pengendalian debu, seperti penyiraman jalan secara berkala, dilakukan untuk mengurangi gangguan terhadap lingkungan dan aktivitas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, Nawasnews.com masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada pihak pelaksana proyek maupun Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro apabila ingin memberikan penjelasan atau klarifikasi terkait progres pekerjaan serta penanganan dampak yang dikeluhkan masyarakat. Hal tersebut merupakan bagian dari penerapan prinsip keberimbangan.

(Redaksi)

Berita Terkait

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan
Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan
SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan
SPPG Nguruhan Mulai Operasi Februari, SLHS Terbit Agustus: BGN Masih Catat Belum Ber-SLHS
Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran
Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Track Excavator Diduga Tanpa Pelindung di Atas Aspal, Metode Kerja Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Komitmen Dinas Tunda 10 Hari, Rekonstruksi Jalan Sekitar Rp3,5 Miliar Menanti Kepastian 8 September
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:25 WIB

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan

Kamis, 10 September 2026 - 14:18 WIB

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 07:47 WIB

Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran

Selasa, 8 September 2026 - 00:29 WIB

Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:18 WIB