Rekam Jejak Proyek Sebelumnya Disorot, CV Putra Mandiri Sejahtera Kembali Dipercaya Garap APBD 2026, (Sesi II)

Sabtu, 27 Juni 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BOJONEGORO, Nawasnews.com – Kepercayaan pemerintah kepada CV Putra Mandiri Sejahtera kembali menjadi perhatian publik. Perusahaan tersebut diketahui mengerjakan Proyek Peningkatan Jalan Lingkungan Gang Andongsari Blok III dan IV serta Gang Sariyadi, Kelurahan Ledok Kulon, Kabupaten Bojonegoro, yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK).

Sorotan tersebut tidak lepas dari rekam jejak pelaksanaan proyek sebelumnya. Kontraktor yang sama diketahui juga mengerjakan proyek pembangunan saluran air APBD Tahun Anggaran 2025 yang sempat menjadi perhatian masyarakat. Proyek tersebut dipersoalkan karena diduga belum terselesaikan secara optimal dan menyisakan sejumlah pertanyaan dari warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi proyek jalan lingkungan di Kelurahan Ledok Kulon, belum terlihat adanya aktivitas pekerjaan saat dilakukan pengecekan. Sementara itu, sebagian paving telah dibongkar sehingga mengganggu akses warga dan menimbulkan debu di sekitar permukiman.

“Ini uang rakyat. Jalan sudah dibongkar, tapi pekerjanya tidak ada. Debunya mengganggu warga,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai mekanisme evaluasi penyedia jasa dalam pelaksanaan proyek pemerintah. Pasalnya, kontraktor yang kini kembali dipercaya mengerjakan proyek APBD 2026 sebelumnya juga pernah menjadi sorotan dalam pelaksanaan proyek APBD 2025.

Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan apakah rekam jejak pelaksanaan pekerjaan sebelumnya telah menjadi bagian dari pertimbangan dalam proses evaluasi penyedia jasa. Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga memperhatikan kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, serta rekam kinerja kontraktor dalam menggunakan anggaran yang bersumber dari uang rakyat.

DPKPCK Kabupaten Bojonegoro juga didorong untuk meningkatkan pengawasan terhadap seluruh proyek yang sedang berjalan agar pelaksanaannya sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, serta tidak kembali memunculkan persoalan yang berpotensi merugikan kepentingan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Putra Mandiri Sejahtera belum memberikan tanggapan meski redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi. DPKPCK Kabupaten Bojonegoro juga belum memberikan keterangan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari seluruh pihak terkait sesuai ketentuan Kode Etik Jurnalistik.

(M. Mursid)

Berita Terkait

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan
Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan
SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan
SPPG Nguruhan Mulai Operasi Februari, SLHS Terbit Agustus: BGN Masih Catat Belum Ber-SLHS
Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran
Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Track Excavator Diduga Tanpa Pelindung di Atas Aspal, Metode Kerja Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Komitmen Dinas Tunda 10 Hari, Rekonstruksi Jalan Sekitar Rp3,5 Miliar Menanti Kepastian 8 September
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:25 WIB

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan

Kamis, 10 September 2026 - 14:18 WIB

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 07:47 WIB

Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran

Selasa, 8 September 2026 - 00:29 WIB

Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:18 WIB