Diduga Tutup U-Ditch Tidak Seragam, Bagian Lain Proyek Saluran Air APBD 2025 di Kecamatan Kapas Kembali Disorot

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, Nawasnews.com – Sorotan terhadap proyek pembangunan saluran air yang bersumber dari APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 di Kecamatan Kapas kembali mencuat. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada bagian lain proyek yang memperlihatkan kondisi tutup U-Ditch terpasang dengan bentuk dan hasil pekerjaan yang dinilai tidak seragam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah tutup U-Ditch terlihat memiliki perbedaan pada hasil finishing, dimensi, serta permukaan beton. Kondisi tersebut memunculkan dugaan di kalangan warga bahwa material yang digunakan bukan berasal dari produk pracetak pabrikan, sehingga kualitasnya perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya mengaku mempertanyakan mutu material yang digunakan dalam proyek tersebut.

“Kalau dilihat dari bentuk dan hasil cetakannya, terlihat berbeda-beda. Kami berharap ada pemeriksaan teknis agar masyarakat mengetahui apakah material yang digunakan sudah sesuai spesifikasi atau belum,” ujarnya.

Selain itu, dokumentasi di lapangan menunjukkan beberapa bagian tutup saluran tampak terpasang dengan hasil yang dinilai kurang rapi. Temuan tersebut menjadi perhatian masyarakat mengingat proyek dibiayai menggunakan anggaran pemerintah sehingga diharapkan memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan dalam kontrak pekerjaan.

Masyarakat berharap Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, serta pihak terkait dapat melakukan pemeriksaan teknis secara menyeluruh guna memastikan kualitas material maupun hasil pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Apabila dari hasil pemeriksaan nantinya ditemukan adanya ketidaksesuaian terhadap spesifikasi teknis maupun mutu material, masyarakat berharap pihak pelaksana segera melakukan perbaikan sesuai ketentuan kontrak dan peraturan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Nawasnews.com masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pelaksana pekerjaan, DPKPCK Kabupaten Bojonegoro, maupun pihak terkait lainnya. Belum ada tanggapan yang diterima.
Nawasnews.com tetap membuka ruang hak jawab dan hak koreksi.

(M. Mursid Ef)

Berita Terkait

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon
Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian
Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan
Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020
Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah
Sesi II: Dana Hibah Kopwan AN NISA Jadi Sorotan Warga, Pengurus Belum Beri Tanggapan
Proyek Penimbunan Sekolah Rakyat Rp12,63 Miliar di Cepu Disorot, Diduga Abaikan K3 dan Transparansi Proyek
Amanah yang Menunggu Terang: Warga Pertanyakan Tata Kelola Kopwan AN NISA, Kades Sebut Pengelolaan Dilakukan Pengurus
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Sesi II: Dari Pintu Rumah ke Meja Polisi: Riuh Penagihan Mekaar di Pekuwon

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Sesi IV: Ketika Kopwan AN NISA Terdiam, Jawaban Dinas Masih Menjadi Penantian

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:13 WIB

Penagihan Mekaar di Pekuwon , Tuban Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pola dan Prosedur di Lapangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Sesi III: Lima Tahun Tak Beroperasi, Pengelola Sebut Kopwan AN NISA Tidak Berjalan Sejak 2020

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Merajut Ukhuwah, Menenun Harmoni: Kapolres Bojonegoro Sambangi Muhammadiyah

Berita Terbaru