Tuban, Nawasnews.com – Pelaksanaan Proyek Pelebaran Jalan Ruas Pandanagung–Simo di Kabupaten Tuban menjadi perhatian setelah muncul temuan pengukuran diameter besi wiremesh di lapangan yang menunjukkan angka berbeda dari ukuran 8 mm sebagaimana diinformasikan.
Proyek yang dikerjakan CV Sugih Jaya Abadi tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp2.652.968.384,25, dari nilai pagu sekaligus Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp2.687.600.000.
Berdasarkan pengecekan awal di lapangan, wiremesh yang diinformasikan berdiameter 8 mm menunjukkan hasil pengukuran sekitar 7,0 hingga 7,5 mm.
Temuan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian material yang digunakan dengan spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen kontrak.
Namun demikian, hasil pengukuran lapangan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut melalui pemeriksaan teknis, termasuk memastikan metode pengukuran, toleransi diameter, standar material, serta dokumen pengadaan yang menjadi acuan pekerjaan.
Dalam upaya memperoleh pemberitaan yang berimbang, pihak pekerja maupun kontraktor telah dimintai konfirmasi terkait temuan tersebut. Beberapa hal yang dipertanyakan meliputi kesesuaian diameter wiremesh dengan spesifikasi kontrak, ketersediaan sertifikat material, serta hasil pengujian laboratorium sebagai bukti mutu material yang digunakan.
Hingga berita ini disusun, pihak pekerja maupun kontraktor belum memberikan jawaban atau klarifikasi atas pertanyaan yang disampaikan.
Persoalan ini penting mendapat penjelasan karena spesifikasi material merupakan salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam menjamin mutu dan kualitas pekerjaan infrastruktur yang dibiayai anggaran publik.
Publik tentu berharap pihak pelaksana maupun instansi teknis terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka, termasuk menunjukkan dokumen spesifikasi teknis dan hasil pengujian material apabila tersedia.
(M. Mursyid)






