Diduga Catut Nama Pegawai Kecamatan Soko, Tuban Warga Terima Telepon Bernada Intimidatif

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

TUBAN, Nawasnews.com – Seorang warga Kecamatan Soko mengaku menerima panggilan telepon dari nomor yang diduga mengatasnamakan seorang pegawai Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Dalam percakapan tersebut, penelepon menyampaikan bahwa akan ada tiga orang bertubuh besar mendatangi rumah warga untuk meminta surat dan tanda tangan dengan alasan penagihan utang. Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 16 Juli 2026, sekitar pukul 09.35 WIB.

 

Merasa janggal atas informasi tersebut, Nawasnews.com melakukan konfirmasi kepada pihak Kecamatan Soko guna memastikan kebenaran identitas yang disebutkan oleh penelepon.

 

Berdasarkan hasil konfirmasi, pihak Kecamatan Soko menyatakan tidak memiliki pegawai dengan nama maupun inisial I.K. sebagaimana yang disebutkan dalam percakapan telepon tersebut. Pihak kecamatan juga menegaskan bahwa tidak ada pegawai yang menggunakan identitas tersebut.

 

Temuan ini memunculkan dugaan adanya pencatutan nama instansi pemerintah untuk memberikan kesan seolah-olah tindakan tersebut dilakukan atas nama pemerintah. Hingga berita ini diterbitkan, identitas penelepon maupun motif di balik dugaan pencatutan nama tersebut masih belum diketahui.

 

Atas peristiwa ini, masyarakat diimbau agar berhati-hati apabila menerima telepon dari pihak yang mengatasnamakan instansi pemerintah tanpa identitas dan kewenangan yang jelas. Warga juga disarankan untuk melakukan konfirmasi langsung kepada instansi terkait serta melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila terdapat dugaan ancaman, intimidasi, atau tindak pidana lainnya.

 

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini apabila terdapat penjelasan atau informasi tambahan terkait peristiwa tersebut.

(Redaksi)

Berita Terkait

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan
Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan
SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan
SPPG Nguruhan Mulai Operasi Februari, SLHS Terbit Agustus: BGN Masih Catat Belum Ber-SLHS
Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran
Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Track Excavator Diduga Tanpa Pelindung di Atas Aspal, Metode Kerja Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan
Komitmen Dinas Tunda 10 Hari, Rekonstruksi Jalan Sekitar Rp3,5 Miliar Menanti Kepastian 8 September
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:25 WIB

Gugatan CLS Pemkab Bojonegoro Masuk Mediasi, Ada Proses “Perbaikan” yang Belum Dijelaskan

Kamis, 10 September 2026 - 14:18 WIB

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Rabu, 9 September 2026 - 22:00 WIB

SPPG Nguruan Masuk Daftar Penghentian Operasional BGN, Status SLHS Jadi Sorotan

Rabu, 9 September 2026 - 07:47 WIB

Satgas Pangan Polresta Tuban Awasi Harga dan Mutu Beras, Pastikan Stok Aman di Pasaran

Selasa, 8 September 2026 - 00:29 WIB

Diduga Belum Lengkapi APD, K3 Proyek Irigasi Dalwo Dipertanyakan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Data SLHS SPPG Nguruan dan Dokumen BGN Perlu Penjelasan

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:18 WIB