TUBAN, Nawasnews.com — Pembangunan Saluran Irigasi Dalwo- Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, menjadi perhatian warga sekitar. Keberadaan alat berat di lokasi pekerjaan disebut menggunakan sebagian bahu jalan, sementara pada malam hari penerangan di sekitar alat berat dinilai belum memadai.
Keluhan warga tidak berhenti pada persoalan penggunaan bahu jalan. Jaringan listrik di lingkungan sekitar proyek juga dilaporkan mengalami gangguan.
Seorang warga mengaku aliran listrik di rumahnya padam setelah kabel di sekitar lokasi mengalami putus. Untuk memenuhi kebutuhan penerangan, warga tersebut terpaksa menggunakan genset.
“Listrik saya padam karena kabel putus dan saya pakai genset malam ini untuk menyalakan lampu,” ujar warga.
Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran warga, terutama terkait keamanan pengguna jalan dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi proyek pada malam hari.
Berdasarkan data pengadaan, pembangunan Saluran Irigasi Den Dalwo merupakan pekerjaan konstruksi pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tuban.
Proyek tersebut memiliki pagu Rp740 juta dengan HPS Rp730.969.623. Pekerjaan dimenangkan PT Wira Karya Tehnika yang beralamat di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dengan nilai kontrak Rp729.328.000.
Besarnya nilai pekerjaan membuat aspek keselamatan selama pelaksanaan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan. Penempatan alat berat di ruang yang berdekatan dengan badan jalan serta keberadaan jaringan listrik lingkungan di sekitar area kerja membutuhkan pengamanan dan pengaturan yang memadai.
Namun demikian, terkait dugaan keterkaitan aktivitas alat berat dengan terputusnya kabel listrik, belum ada keterangan resmi yang memastikan penyebabnya. Karena itu, persoalan tersebut masih memerlukan klarifikasi dari pihak pelaksana pekerjaan maupun pihak yang menangani jaringan listrik.
Warga berharap pelaksanaan proyek tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan fisik, tetapi juga memperhatikan keselamatan masyarakat dan kondisi lingkungan sekitar.
Nawasnews.com berupaya meminta konfirmasi kepada PT Wira Karya Tehnika selaku pelaksana pekerjaan serta Dinas PUPR, PRKP Kabupaten Tuban mengenai penempatan alat berat, sistem penerangan dan pengamanan lokasi, serta penanganan terhadap keluhan gangguan jaringan listrik warga.
Hingga berita ini ditulis, keterangan dari pihak pelaksana dan instansi terkait masih diperlukan untuk melengkapi informasi dan menjaga keberimbangan pemberitaan.
(M. Mursyid)






